
Masyarakat modern sudah banyak yang meninggalkan transaksi offline. Mereka lebih suka melakukan transaksi keuangan secara online, mulai dari pembayaran tagihan, transfer uang dan belanja online semuanya dilakukan melalui smartphone atau komputer.
Meskipun transaksi ini menawarkan kemudahan, namun perlu berhati-hati ketika melakukannya karena sering terjadi penipuan dan pencurian data ketika transaksi online dilakukan. Agar bisa melakukan transaksi yang aman maka perlu mengetahui bagaimana cara menilai keamanan transaksi digital. Untuk mengetahui seperti apa caranya, lihat ulasan berikut ini.
Tata Cara Menilai Tingkat Keamanan Transaksi Inline
Untuk mengetahui aman dan tidaknya transaksi yang akan Anda lakukan sebaiknya praktikan beberapa cara berikut ini.
Cek Alamat Situs
Kalau ingin melakukan transaksi di situs sebaiknya cek keamanan situs terlebih dahulu. Caranya adalah dengan memperhatikan URL atau alamat situs. Pastikan situs yang dipilih sudah mempunyai alamat yang diawali dengan https.
Situs yang memakai alamat seperti ini sudah menggunakan protokol keamanan TLS atau SSL yang dapat mengenkripsi data ketika proses transaksi berlangsung. Situs juga harus memiliki ikon gembok di samping alamat situs. Keberadaan gembok ini menandakan bahwa situs sudah mempunyai sertifikat keamanan yang valid.
Selain itu, Anda juga harus menghindari situs yang jika diakses muncul peringatan keamanan. Biasanya kalau menggunakan aplikasi browser yang bagus akan muncul peringatan situs tidak aman ketika situsnya tidak memiliki sistem keamanan yang memadai.
Cek Legalitas dan Reputasi Situs
Agar aman dalam bertransaksi sebaiknya cek legalitas situs terlebih dahulu. Usahakan untuk mengecek izin resmi yang dimiliki situs. Kalau situsnya bagus pasti sudah mempunyai izin dan diawasi oleh instansi atau layanan keuangan di Indonesia seperti Otoritas Jasa Keuangan.
Situs yang memiliki izin jarang sekali melakukan tindakan yang merugikan pengguna karena tindakan seperti ini hanya akan merugikan mereka saja. Selain itu, cek juga reputasi yang dimiliki situs. Pastikan untuk membaca semua review atau ulasan pengguna lain.
Situs yang kredibilitasnya bagus adalah situs yang selalu memperoleh ulasan dan review positif. Situs dengan reputasi seperti ini biasanya memberikan layanan yang memuaskan untuk pelanggannya.
Pelajari Kebijakan Keamanan dan Privasi Data
Situs dapat dikatakan aman apabila mempunyai kebijakan privasi data yang lengkap dan jelas. Kebijakan ini dapat menjelaskan bagaimana data milik pengguna dikumpulkan, disimpan, digunakan serta dilindungi. Pastikan memilih situs yang tidak membagikan data pribadi ke orang lain tanpa meminta izin terlebih dahulu.
Selain itu, pastikan juga situs sudah memakai sistem perlindungan data yang sesuai standar, contohnya sudah menggunakan autentikasi ganda, enkripsi data atau metode keamanan lain yang memang terbukti mampu melindungi data penting milik pengguna. Dengan adanya kebijakan ini maka transaksi yang dilakukan bisa berjalan dengan aman.
Cek Kualitas Sistem Keamanan
Sistem keamanan yang dimiliki situs bisa menjadi acuan untuk menilai tingkat keamanan transaksi di sebuah situs. Jadi sangat disarankan untuk mengecek kualitas sistem keamanan situs terlebih dahulu dengan cara mencari tahu fitur keamanan apa saja yang sudah diterapkan. Fitur yang umumnya digunakan situs yang aman sebagai berikut.
Notifikasi transaksi
Fitur ini akan memberikan pemberitahuan melalui email atau SMS setiap ada pengguna yang selesai melakukan transaksi.
Verifikasi PIN
Setiap pengguna yang bertransaksi akan diminta untuk memasukkan PIN sebagai verifikasi identitas.
Pemantauan aktif
Fitur ini dapat membuat sistem mampu mendeteksi apabila ada aktivitas yang mencurigakan.
Batas transaksi harian
Fitur ini memungkinkan pengguna untuk membatasi jumlah transaksi agar tidak terlalu banyak mengalami kerugian ketika akun diretas.
Kalau situs sudah memiliki fitur-fitur tersebut maka Anda bisa merasa tenang ketika transaksi karena dipastikan aman.
Cek Keberadaan Sistem Enkripsi Data
Untuk memastikan situs bisa menjadi tempat transaksi yang aman maka perlu mengecek keberadaan sistem enkripsi data. Situs wajib memiliki sistem ini karena sistem ini bisa mengubah data pengguna menjadi format yang tidak bisa dibaca tanpa adanya kunci atau password khusus.
Keberadaan sistem ini dapat melindungi data pribadi dan transaksi keuangan dari pencurian dan penyadapan ketika transaksi sedang berlangsung. Selain itu, situs juga harus menggunakan enkripsi end to end ketika mengirimkan data-data yang sensitif seperti password, PIN dan nomor kartu kredit.
Mencoba Melakukan Transaksi Kecil
Setelah memastikan situsnya aman sebaiknya jangan langsung melakukan transaksi besar. Cobalah untuk melakukan transaksi dalam jumlah yang kecil terlebih dahulu. Uji coba ini harus dilakukan agar mengetahui secara pasti sistem keamanan situs berjalan dengan baik atau tidak.
Kalau transaksinya ternyata bisa berjalan dengan lancar dan ada bukti transaksi setelah selesai dilakukan maka dipastikan situsnya aman. Tapi kalau transaksinya mengalami kendala atau ada hal-hal yang mencurigakan seperti bukti transaksi tidak muncul atau total biaya transaksi menjadi lebih banyak secara tiba-tiba sebaiknya jangan dilanjutkan atau bisa juga melaporkan hal ini ke layanan pelanggan.
Tips Melakukan Transaksi Digital yang Aman
Meskipun sudah menemukan situs yang aman, namun tetap harus berhati-hati ketika transaksi karena para pelaku kejahatan sekarang sudah menggunakan metode-metode canggih untuk melakukan petasan atau pencurian data. Agar terhindar dari hal yang tidak diinginkan sebaiknya ikuti tips berikut ini.
Gunakan Fitur Keamanan Tambahan
Meskipun situs sudah menyediakan sistem keamanan, tapi Anda tetap harus mengaktifkan fitur keamanan tambahan seperti autentikasi dua faktor. Jika fitur ini aktif nantinya akan ada verifikasi tambahan berupa kode verifikasi yang akan dikirim melalui pesan WhatsApp atau SMS. Kode ini digunakan untuk menyelesaikan transaksi, jadi tanpa adanya kode ini maka transaksi bisa mengalami kegagalan.
Selalu Gunakan Password yang Kuat
Password yang Anda gunakan untuk login di situs sangat mempengaruhi keamanan transaksi. Kalau ingin transaksinya aman sebaiknya jangan menggunakan password yang mudah ditebak, contohnya tanggal lahir, nama lengkap atau tempat tinggal. Gunakanlah password yang kompleks, seperti gabungan angka, huruf dan simbol.
Kalau sudah memiliki password yang kuat, selanjutnya tinggal melakukan transaksi top up layanan langganan di aplikasi streaming film atau bisa juga melakukan top up game di situs seperti Ditopup untuk mengecek transaksinya bisa berjalan aman atau tidak.